Inilah obyek wisata yang tak boleh terlewatkan bila Anda berkunjung ke kota Padang Panjang.
Ini Tempat-Tempat Yang Harus Anda Kunjungi Di Padang Panjang
Saat mendengar nama kota Padang Panjang apa yang terlintas pada benak Anda? Mungkin provinsi Sumbar? Kota hujan? Sate Mak Syukur? Atau yang lainnya. Yang pasti bila Anda sudah pernah menyaksikan film-nya di kota Padang Panjang inilah latar film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk yang diilhami novel romantis karya sastrawan Buya Hamka.
Padang Panjang memang tergolong kota kecil, bahkan salah satu yang paling kecil di tanah air dengan luasnya yang hanya 23 km2, jumlah penduduk sekitar 53 ribu jiwa, dan di tahun 2009 hanya mempunyai dua kecamatan. Kota ini juga dijuluki Serambi Mekah karena nuansa religious yang sangat kental tergambar dalam keseharian masyarakat setempat.
Curah hujan kota ini juga tergolong tinggi disertai kabut dan gerimis yang turun hampir setiap hari. Selain merupakan kota hujan, Padang Panjang juga berada di ketinggian lebih dari 700 mdpl sehingga hawanya sangat sejuk. Dikelilingi oleh Tandikek, Merapi, dan Gunung Singgalang, kota ini menawarkan beragam wisata alam serta wisata kuliner yang lezat.
Rekomendasi obyek wisata di Padang Panjang
Bila berkesempatan mengunjungi kota kecil ini, berikut adalah destinasi wiasta yang tak boleh Anda lewatkan.
Lembah Anai
Saat pertama kali memasuki kota Padang Panjang jangan lupa untuk singgah demi merasakan hempasan kesejukan air terjun Lembah Anai. Obyek wisata ini berada di pinggir jalan Padang – Bukittinggi dan lokasi air terjun sangat mudah dijangkau. Konon air di obyek wisata ini tak pernah berhenti mengalir.
Sambil menikmati keindahan panorama alam sekitar, jangan lupa mencicipi kuliner lokal perkedel jagung yang dijual dalam kondisi hangat. Di sekitar lembah Anda juga dapat menjumpai monyet-monyet liar yang jinak dan telah terbiasa dengan kehadiran manusia. Bila sempat Anda juga bisa membawakan mereka kacang rebus atau pisang.
Kampung Minang
Kota ini juga mempunyai destinasi wisata yang cocok menjadi tempat berlibur sambil menambah wawasan tentang budaya Minangkabau. Di dalam Minangkabau Village ini terdapat bangunan rumah adat yang bentuknya gonjong berukuran besar. Di sinilah tersimpan beragam benda bersejarah juga informasi tentang budaya Minangkabau jaman dulu yang lengkap dengan dokumentasi foto.
Atraksi wisata yang cukup digemari oleh turis di tempat ini adalah didandani pakaian adat pengantin Minangkabau dan berpose di bagian bawah rumah gadang yang telah dilengkapi dengan kursi pelaminan. Bagi Anda para wanita, tentu seru sekali merasakan mengenakan suntiang atau mahkota yang biasa dipakai pengantin Minangkabau yang cukup berat tersebut.
Obyek wisata ini juga merupakan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDKIM) sehingga merupakan tempat yang cocok untuk mempelajari budaya dan adat-istiadat masyarakat setempat.
Pandai Sikek
Inilah lokasi yang paling tepat untuk berbelanja berbagai barang kerajinan, terutama kain songket serta produk ukiran kayu. Untuk mendapatkan sehelai kain songket Anda harus menyiapkan dana mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah, tergantung motif dan kualitas bahan. Motif pahatan kayu yang mudah Anda temukan di sini adalah Jalo Taserak, Kuciang Lalok, dan lain-lain.
Kuliner kota Padang Panjang
Kota yang mungil ini juga sangat cocok bagi Anda yang menggemari wisata kuliner karena di sinilah surganya rumah makan. Sebut saja, sate Mak Syukur, martabak kubang Pak Datuk, bubur campur RM Aie Badarun, bika Mariana yang terdiri dari berbagai rasa, juga teh telur yang lezat.
Minuman ini dibuat dengan cara mengocok kuning telur hingga mengembang kemudian disiram air teh mendidih dan ditaburi parutan kayu manis agar rasa amisnya hilang. Mengonsumsi teh telur akan lebih seru bila ditemani pinukuik yaitu sejenis kue serabi yang bagian atasnya dituang sedikit susu.
Semoga bermanfaat!
NavisTour : Your Best Partner to Explore West Sumatera! Paket Wisata Sumatera Barat Termurah!




